Photobucket

Selasa, 14 Juni 2011

♥♫•*•.¸♥17 HAL YANG HARUS DIINGAT♥♫•*•.¸♥

ƸӜƷ ♥بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ƸӜƷ
Ada beberapa hal yang harus kita ingat disaat menghadapi dan menyelesaikan masalah dan dalam menjalani hidup :
  1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
  2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: “saya pasti tdk mampu”, “saya tdk bisa”, dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: “saya bisa, pasti ada jalan keluarnya” dan lain lain.
  3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik – baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
  4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
  5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
  6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
  7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!
  8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
  9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
  10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
  11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek oleh orang yg mendengarkannya.
  12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
  13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan budi orang2 yang telah membantu kita.
  14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!
  15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna dengan siapapun juga.
  16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.
  17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi fisik. Semua orang itu SAMA!!!
Sumber : http://artikel-motivasi.blogspot.com/

Rabu, 08 Juni 2011

♥♫•*•.¸♥AL-QUR'AN MENJAWAB♥♫•*•.¸♥

ƸӜƷ ♥بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ƸӜƷ


Pertanyaan yang selalu saja ada dibenak fikiran kita kadang membuat kita sering tidak sabar menghadapi hidup ini, diantara pertanyaan-pertanyaan yang selalu muncul dalam kehidupan ini adalah;  KENAPA AKU DIUJI?,  KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?, KENAPA UJIAN SEBERAT INI?, KENAPA SELEMAH INI?, BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?, APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?, KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?,  AKU TAK DAPAT BERTAHAN!!! Dsb..

Lalu apa solusinya? Banyak orang yang menghabiskan wangnya hanya untuk membeli sebuah kebahagiaan, sebuah kebahagian sejatinya tidak akan bisa dibeli kecuali dicari oleh yang menginginkan kebahagiaan. Adapula yang ingin lari dari ujian hidup dengan cara mengakhirinya, seperti yang kita lihat, banyak manusia-manusia yang bunuh diri dengan sia-sia, karena frustasi akibat cinta, kemiskinan, tamak dan gila, nauuzhubillah...dan persoalan-persoalan ini tidak cukup untuk diuraikan oleh lembaran-lembaran kertas dan ukiran pena, Masya Allah...

 Solusinya adalah...


Kembali kepada Al Qur'an, disana ada jawaban dan solusi terbaik dari Sang Pencipta kita, Allah Jalla wa'alaa, Dialah sebaik-baik tempat meminta dan kembali...Subhanallah...

Mari kita mulai untuk mencari jawaban dari persoalan-persoalan kehidupan ini...

Bismillah.....


KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," ("I am full of faith to Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta." -(QS Al-Ankabut ayat 2-3)

KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

 "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." - (QS Al-Baqarah ayat 216)

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

 AL-QUR'AN MENJAWAB:

 "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."- (QS Al-Baqarah ayat 286)

KITA BERTANYA : KENAPA SELEMAH INI?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

 "Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman." - (QS Al-Imran ayat 139)

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

  "Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)." - (QS. Al-Imran ayat 200)

KITA BERTANYA LAGI : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk" - (QS Al-Baqarah ayat 45)

KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

 "Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... ? - (QS At-Taubah ayat 111)

KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

AL-QUR'AN MENJAWAB:

"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal." - (QS At-Taubah ayat 129)

KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT BERTAHAN!!!

AL-QUR'AN MENJAWAB:


 "... ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir." - (QS Yusuf ayat 12)


Kita selalu Bertanya....................dan Al-Quran sudah menjawabnya.................

 Wallahu a'lam bish showab...

Jumat, 03 Juni 2011

♥♫•*•.¸♥Jodoh itu Rahsia ALLAH♥♫•*•.¸♥

ƸӜƷ ♥بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ƸӜƷ


Adalah suatu yang wajar jika setiap kita menginginkan jodohnya di kemudian hari seorang yang sempurna di sana sini, akan tetapi apakah setiap orang akan mendapatkannya? Bagaimana jika keinginan itu tidak sekadar angan-angan saja? Bagaimana pula jika ternyata kelak realiti tak seindah mimpi dan angan yang kita bayangkan?




*JODOH ADALAH POTRET DIRI *
Ungkapan ini tidak keterlaluan rasanya kerana bukankah pepatah ada mengatakan, “barang siapa menanam dia akan memetik?” Ertinya dia akan menikmati hasil jerih payah yang dia usahakan. Demikian juga seseorang yg berusaha menjadikan dirinya baik, menjaga dirinya dari hal-hal yang jelek, dan terus berusaha melakukan perkara-perkara mahmudah sewajarnya dia memperoleh kebaikan daripada insan lain hasil percikan kebaikannya. Maka tidak layak kiranya jika kita berharap mendapat jodoh yg ''serba plus'' sementara kita membiarkan diri kita''serba minus'':)
Wajib untk kita selalu ingat bahawa jika kita ingin mendapatkan jodoh yg baik jadikan diri kita baik terlebih dahulu, TUHAN kamu telah berfirman:''Wanita-wanita keji adalah untk laki-lakiyg keji,dan laki-laki yg keji adalah untk wanita yg keji (pula),dan wanita-wanita yg baik adalah untk laki-laki yg baik dan laki-laki yg baik adalah untk wanita-wanita yg baik(pula)''(QS.An-Nur:26).
TUHAN kamu berfirman lagi::
''lelaki yang berzina tidak mengahwini kecuali perempuan yg berzina atau perempun yang musyrik;dan perempaun yg berzina tidak dikahwini kecuali oleh laki-laki yg berzina atau laki-laki yg musyrik;dan yang demikian itu di haramkan bagi orang2 mukmin''(QS.An-Nur:3).

Jika mahukan calon isteri/suami yang rajin bertahajud, kita terlebih dahulu perlu rajin bertahjud. Begitu juga dengan hal-hal lainnya.



Kalau ada yg bertanya : “Mengapa ada isteri nabi yang derhaka, misalnya isetri nabi Luth dan nabi Nuh?” Di sini kita tidak melihatnya dari sisi yang baik untuk yang baik , akan tetapi kita khususnya wanita boleh mengambil pelajaran bahawa kita hendaknya bersemangat dalam beramal soleh kerana kedudukan orang yang paling hampir dengan kita misalnya pasangan hidup yang soleh tidaklah menjamin keselamatan diri kita dr azab ALLAH.




Dan jangan lupa terkadang kita diuji dengan orang-orang yang hampir dengan kita. Kalau isteri nabi boleh jadi sedemikian, apakah tidak mungkin terjadi kepada isteri kita? Ketika kita menyedari hal ini, maka sudah semestinya sejak awal lagi kita menjadi yang terbaik dengan harapan akan dijodohkan dengan orang yang terbaik. Bukankah belum tentu pasangan seseorang baik,meski dia tergolong orang yang baik? Apatah lagi jika dia tidak termasuk dalm golongan orang yg baik? Sesungguhnya penglihatan kita sangat sempit tetapi penglihatan ALLAH sangatlah luas!

catatan : sudah diposting oleh beberapa media

Kamis, 02 Juni 2011

Penciptaan Alam

Para pakar sains telah melakukan satu penemuan penting pada tahun-tahun mutakhir ini. Penemuan penting itu ialah sebelum alam ini terbentuk, tidak wujud benda lain. Tiada tanah, udara, air, dan tiada bintang-bintang; malah tiada ruang. Di dalam kekosongan ini, terdapat satu titik kecil. Titik ini terlalu kecil sehinggakan sukar untuk mata kita melihatnya. Berbagai bahan telah dimampatkan bersama di dalam titik kecil ini. Kemudian, pada satu ketika titik ini meletup. Apabila ia meletup, semua bahan yang termampat di dalamnya telah berselerakan. Selepas itu, pecahan-pecahan bahan ini akan bergabung untuk membentuk atom-atom yang pertama, kemudian daripada atom-atom ini, bintang-bintang, matahari, bumi dan planet-planet lain. Pakar sains menamakan letupan ini “Big Bang”. Semua yang terdapat di dalam alam semula jadi ini adalah hasil daripada Big Bang ini.Di sini kamu perlu memikirkan sesuatu yang sangat penting. Bayangkan sekiranya kamu memasukkan pecahan-pecahan satu teka jigsaw (puzzle) ke dalam sebuah belon secara rawak. Selepas itu, kamu masukkan udara dan kemudian secara tiba-tiba pecahkannya. Seolah-olah belon tersebut telah “meletup”. Apa berlaku kepada pecahan-pecahan jigsaw yang kamu masukkan ke dalam belon tersebut? Bolehkah pecahan-pecahan ini membentuk sebuah vila atau sebuah lapangan terbang – sesuatu yang kamu sendiri tidak dapat lakukan – di dalam bilik kamu? Atau adakah ia akan berselerak di serata bilik kamu? Sudah tentu, ia akan berselerak di dalam bilik kamu. Kamu perlu menyusun pecahan-pecahan jigsaw tersebut untuk membentuk sebuah lapangan terbang atau sebuah rumah.
Allah adalah Pencipta kepada “Big Bang” ini, Pengatur kepada bahan-bahan yang berselerakan di angkasa selepas “Big Bang”. Dengan mengumpulkan bahan-bahan ini, dia juga adalah Pencipta matahari, bumi, planet-planet dan bintang-bintang. Apabila Allah menghendaki sesuatu Dia hanya berkata “Jadi” maka jadilah ia. Allah Yang Maha Besar dan Dia Yang Paling Perkasa. Kekuatannya mampu melakukan apa sahaja. Apabila Dia menghendaki sesuatu, Dia dapat menciptanya sekelip mata.
Allah telah menurunkan kepada kita kitab-Nya “Al-Quran” di mana Dia telah menerangkan tentang diri-Nya dan ciptaan-Nya kepada kita. Kita dapat mencari jawapan yang betul kepada setiap soalan daripada Al-Quran dan As-Sunnah (cara hidup Nabi Muhammad SAW). Sebagai contoh, apabila kita bertanya, “Bagaimana Allah mencipta segala-galanya?” Allah membalas di dalam Al-Quran dengan berkata:
(Dialah) yang menciptakan langit dan bumi. Bagaimanakah Ia mempunyai anak sedang Ia tidak mempunyai isteri? Ia pula yang menciptakan tiap-tiap sesuatu, dan Dialah Yang Maha Mengetahui akan segala-galanya. (Surah Al-An’am: 101) 

catatan :sudah diposting oleh beberapa media.